Universitas Sari Mutiara Indonesia secara resmi melepas 250 mahasiswa peserta Program Mahasiswa Berdampak diberbagai Lokasi bencana. Kegiatan berlangsung di lapangan kampus USM-Indonesia pada hari Jumat (30/01/2026).

Pelepasan mahasiswa ini dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia Prof. Dr. Dra. Ivan Elisabeth Purba, S.H, M.Kes sebagai tanda dimulainya pelaksanaan program pengabdian dan pembelajaran berbasis masyarakat. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor I Ns. Janno Sinaga, M.Kep.,Sp.KMB; Wakil Rektor III Ns. Johansen Hutajulu, AP.,S.Kep.,M.Kep.,Ph.D; Wakil Rektor IV Rinawati Sembiring, M.Kes.,Ph.D; Ketua Lembaga LPMI, LPPM, LSP, Dekan, Dosen dan Mahasiswa.

Dalam sambutannya Rektor USM-Indonesia menyampaikan, bahwa Program Mahasiswa Berdampak merupakan salah satu bentuk komitmen universitas dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan hadir tidak hanya sebagai relawan, tetapi sebagai agen perubahan yang membawa ilmu, empati, dan solusi nyata bagi masyarakat. Dalam pelaksanaan tugas, mahasiswa diminta menjunjung nilai kemanusiaan, menjaga etika dan nama baik almamater, bekerja sama dengan berbagai pihak, serta mengutamakan keselamatan. Pengabdian ini diharapkan menjadi pengalaman transformatif yang membentuk karakter, kepemimpinan, kepekaan sosial, dan tanggung jawab kebangsaan mahasiswa.

Program Mahasiswa Berdampak diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi yang akan melaksanakan kegiatan pengabdian di sejumlah lokasi yang telah ditentukan. Adapun fokus kegiatan meliputi bidang pendidikan, kesehatan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing wilayah.

Kegiatan pelepasan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa Universitas Sari Mutiara Indonesia untuk mengembangkan karakter kepemimpinan, tanggung jawab sosial, serta pengalaman belajar yang bermakna di luar lingkungan kampus. Diharapkan, Program Mahasiswa Berdampak dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang berkontribusi bagi pembangunan bangsa.