USM-Indonesia | Dalam rangka meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap potensi bencana, Universitas Sari Mutiara Indonesia telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Pengembangan Desa Siaga Bencana melalui Pemberdayaan Kader Desa dan Kelompok Remaja di Kabupaten Langkat. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kabupaten Langkat yang berlangsung selama 20 hari.

Program ini berfokus pada penguatan kapasitas kader desa serta pemberdayaan kelompok remaja sebagai garda terdepan dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana. Melalui serangkaian kegiatan seperti penyuluhan, pelatihan kesiapsiagaan, simulasi tanggap darurat, serta diskusi partisipatif, peserta dibekali dengan pengetahuan tentang identifikasi risiko bencana, langkah evakuasi yang tepat, pertolongan pertama, hingga penyusunan rencana aksi desa siaga bencana.

Keterlibatan kelompok remaja menjadi salah satu poin penting dalam program ini. Generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif dalam menyebarluaskan informasi kebencanaan, membangun budaya sadar risiko, serta membantu koordinasi saat terjadi keadaan darurat. Sementara itu, kader desa diperkuat perannya dalam perencanaan, pengorganisasian, dan penggerakan masyarakat untuk menciptakan sistem respons yang cepat dan terstruktur.

Melalui kolaborasi antara tim pelaksana, pemerintah desa, kader, dan masyarakat, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan desa dalam menghadapi situasi darurat, meminimalisir dampak kerugian, serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata USM-Indonesia dalam membangun desa yang mandiri, tanggap, dan berdaya dalam menghadapi tantangan kebencanaan. Bersama, kita wujudkan masyarakat yang lebih siap, lebih peduli, dan lebih kuat menghadapi masa depan.